<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331210</id><updated>2011-04-21T21:06:50.285-07:00</updated><title type='text'>CINTA RASA BUAH-BUAHAN...!!</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://xlmale.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331210/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xlmale.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>XLMale</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05243028830105355431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331210.post-113929060625113234</id><published>2006-02-06T21:35:00.001-08:00</published><updated>2006-02-20T02:24:40.006-08:00</updated><title type='text'>Cinta rasa Jeruk Bagian I</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;A&lt;/span&gt;wal &lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;ebuah &lt;span style="font-size:180%;"&gt;C&lt;/span&gt;ita&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;Kenapa aku ini, kenapa hal ini bisa terjadi lagi padaku, apa yang salah pada hidupku...sungguh aku benar-benar tak mengerti&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);font-size:180%;" &gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;strong&gt;A&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ku adalah seorang pria dengan seorang istri dan calon dua anak, anak pertama adalah laki-laki yang sekarang usianya sekitar 4,8 tahun, dan calon anak kedua sengaja aku tak mau tahu jenis kelaminnya, aku ingin ini menjadi kejutan untuk diriku sendiri. Aku telah menikah sekitar 6 tahun lamanya dengan seorang wanita yang dahulu merupakan adik kelas satu angkatan semasa kuliah dulu. Istriku bergelar Sarjana Hukum, demikian juga aku. S.H., kata orang-orang, suatu gelar kebanggaan seorang anak manusia yang telah mengenyam pendidikan tingkat tinggi dalam kehidupannya mencari ilmu. Meski aku sendiri jarang menggunakan gelar akademisku di namaku, tapi orang-orang dikampungku pasti tahu kalau aku adalah seorang sarjana, dimana gelar tersebut hanya terdapat pada beberapa gelintir orang saja dikampungku. Setamat kuliah pada sebuah Universitas Negeri yang cukup terkenal di daratan Sumatera tahun 1995, aku coba merantau ke Jakarta. Dengan rasa percaya tinggi atas gelar kesarjanaanku, aku berupaya untuk dapat bekerja pada sebuah bank yang terkenal, tidak ditempat yang lain meskipun sebuah perusahaan besar sekalipun aku akan tetap ingin bekerja di bank. Dan memang aku sudah mempunyai sasaran dan rencana jauh-jauh hari bahwa aku akan bekerja pada sebuah bank terkenal di Jakarta, sebagai tempat dimana aku bergantung hidup setelah tamat kuliah nanti, karena yang aku tahu, katanya akan lebih mudah mencari kerja pada sebuah bank di Jakarta jika berasal dari lulusan Universitas Negeri meski dengan IPK pas-pas-an sekalipun. Ternyata tak semudah membalik telapak tangan, harapan tinggal harapan. Jangankan untuk dapat bekerja pada bank terkenal seperti apa yang aku harapankan sebelumnya, bahkan untuk menjadi seorang pekerja kurier di bank yang tak terkenal sekalipun aku tak bisa dapatkan. Rasa percaya diriku yang semula tinggi berangsur-angsur sirna ditelan kegetiran dan kesumpekan Jakarta. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;&lt;strong&gt;    H&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;ampir&lt;/span&gt; dua tahun sudah aku tinggal di Jakarta tanpa bekal dan subsidi orang tuaku lagi, untuk kembali ke kampung halaman aku merasa tak kuat mental, pasti akan ada cemooh dari penduduk kampung atas diriku. Sungguh bukan karena aku tak bisa menerima semua itu, tapi masih ada yang harus kuselamatkan dari semua itu. Wajah kedua orang tuaku. Entah apa jadinya bila aku harus pulang kampung dengan kegagalan, orang tuaku pasti akan tersiksa lahir batin, dirundung duka yang mendalam mengetahui anaknya Cuma jadi pecundang di kampung orang. Sungguh aku tak mau hal itu terjadi pada kedua orang tuaku tercinta. Aku lebih baik tetap di Jakarta walaupun dengan hidup yang tak pasti.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-size:180%;" &gt;     &lt;strong&gt;    A&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;da satu yang membuat tekatku tetap membara, untuk tetap bertahan dan bertahan dari kegagalan demi kegagalan di Jakarta, kekasihku yang kini menjadi istriku. Vea, begitu aku menyebutnya (untuk seterusnya aku akan menggunakan "Ve" saja agar lebih familiar dilidah). Masa perkenalanku dengannya pada saat itu tak banyak memakan waktu, kami bertemu ketika terlibat dalam kegiatan senat di fakultas hukum dulu. Memang kegiatanku di kampus dapat dibilang cukup banyak, dari sekedar ngurusin calon mahasiswa baru sampai jor-jor-an ikut Mapala kampus. Demikian juga yang aku tahu dengan Ve. Dari kesibukan-kesibukan itulah kami sering bersama dalam segala hal yang berhubungan dengan kegiatan kampus. Semula tak ada rasa suka apalagi cinta, tapi mungkin kebersamaan yang selalu terjaga dan terikat itulah diantara kami jadi timbul rasa ketergantungan butuh satu sama lain. Diantara kami pada akhirnya seperti ada kontak batin yang tak bisa dituliskan dengan kata-kata. Selalu saja seperti ada sesuatu yang lain yang memporak-porandakan perasaan kami jika mata kami saling bertatapan. Namun kami tak bisa dan tak berani untuk mengungkapkannya perasaan yang aneh ini, meski perasaan itu kian hari kian menebal. Yang aku tahu, makin lama aku makin suka dia, aku makin suka Ve. Namun aku sendiri tak tahu apa yang membuat aku sangat suka kepadanya. Jujur saja seleraku tinggi terhadap tipe-tipe wanita, dan Ve, jauh dari kriteriaku itu, tapi ada sesuatu yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata atas rasa ketertarikanku padanya, sungguh aku tak pernah tahu dan aku tak akan pernah mau tahu apalagi menjabarkannya disini, tapi yang pasti aku suka dia, aku cinta dia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:180%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;    G&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ayung bersambut, entah aku lupa kapan mengungkapkan perasaan ini kepadanya, tapi yang pasti dia membalas apa yang selama ini aku rasakan terhadapnya. Dan sejak saat itu kami hidup dengan cinta yang indah. Bahkan sampai aku ada di Jakarta, cinta kami tetap indah. Lewat surat-suratnya jugalah hatiku yang kadang semakin putus asa dirundung kesusahan seakan tersambung kembali menjadi suatu kekuatan yang tak terbendung untuk bertahan. Satu lagi yang membuatku terenyuh dan percaya akan ketulusan cintanya adalah kesetiaannya untuk menungguku sampai kapanpun. Terkadang hati menangis dan rasa haru tak tertahan jika aku harus membalas surat-suratnya, aku hanya tak mau dia selalu menbaca keluh kesahku saja, sementara dia selalu memberiku semangat untuk terus berusaha dan bertahan yang disertai keyakinan atas cintanya padaku. Sungguh, mungkin karena itu jualah aku menyukai dia dengan sepenuh hatiku. Setulus-tulusnya cintaku untuknya. Untuk Ve kekasih hatiku. &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 204);"&gt;Vea, terima kasih&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331210-113929060625113234?l=xlmale.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xlmale.blogspot.com/feeds/113929060625113234/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331210&amp;postID=113929060625113234' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331210/posts/default/113929060625113234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331210/posts/default/113929060625113234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xlmale.blogspot.com/2006/02/cinta-rasa-jeruk-bagian-i_06.html' title='Cinta rasa Jeruk Bagian I'/><author><name>XLMale</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05243028830105355431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331210.post-113920200520364395</id><published>2006-02-05T20:49:00.000-08:00</published><updated>2006-02-20T02:27:27.523-08:00</updated><title type='text'>Gak Perlu Judul...!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Pebruari....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kalo kata orang bulan Pebruari adalah bulannya &lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt;cinta&lt;/span&gt;, karena ada valentine day (kalo gak salah tanggal 14-an deh), meski kalo mau jujur sebetulnya valentine day yang katanya berarti hari kasih sayang itu enggak cuma harus terjadi pada bulan dan tanggal yang udah jadi tradisi kaum Borjuis ini. Kasih sayang itu sebetulnya harus terjadi pada setiap saat, dimanapun, kapanpun, pada siapapun, gak terkecuali, mutlak. Terkadang hari kasih sayang ini digembar gemborkan dengan perlakuan yang sangat ekstrim dan hanya berarah pada satu cara saja untuk mengungkapkannya, padahal banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan kasih sayang terhadap sesama, tapi sekarang pengertian kasih sayang itu banyak yang salah kaprah, misalnya dimana pada saat itu setiap insan yang sedang "Falling In Love" alias jatuh cinta merayakan dengan cara yang luar biasa edan. Ada yang mancari kesempatan dalam kesempitan di hari ini, terutama kaum lelaki yang sebagian besar isi otaknya emang dipake buat mikir dengan logika, meski kadang logika yang dipikirin cuma nafsu alias birahi. Terkadang disaat itu mereka menuntut sesuatu yang beda pada hari ini dibanding dengan hari-hari biasanya terhadap lawan jenisnya dari kaum wanita yang emang sebagian besar diotaknya cuma terisi penuh dengan perasaan, perasaan yang mudah tergugah jika dicekoki dengan sesuatu yang bisa membuat jiwanya tentram berbunga-bunga, gak pernah mikir pake logika, meski kadang bunga-bunga yang menentramkan hatinya itu adalah bunga bangkai. Sweaar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Atas dasar cinta dan kasih sayang, sang lelaki dengan "beraninya" (Egoisnya) mengajukan suatu permintaan bukti atas cinta dan kasih sayang sang wanita terhadap dirinya. Ada yang cuma minta &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;"cipikacipiki"&lt;/span&gt; (cium pipi kanan cium pipi kiri), minta &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;"cibisabi"&lt;/span&gt; (cium bibir sama bibir) sampai dengan permintaan "penyerahan diri" (kasarnya,.. penyerahan tubuh polos) sang wanita untuk sang pria sebagai tanda cinta kasih yang tulus (bullshit...!) meski kadang ada lelaki yang bego yang cuma minta sapu tangan atau celana dalam sang wanita sebagai teman tidur (lelaki jenis ini biasanya baru keluar dari gua dipuncak gunung atau udah lama tersesat dihutan belantara sejak bayi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pernyataan diatas itu cuma berlaku buat wanita yang masih bego dan lelaki yang emang selalu punya otak jahat sama wanita bego. Karena gak cuma lelaki aja yang bisa cari kesempatan dalam kesempitan di hari itu, ada beberapa wanita yang juga bisa memanfaatkan event ini untuk unjuk dada, terutama para wanita yang cantiknya selangit yang punya pacar jelek, gak punya wawasan alias dongo tapi kaya raya seperti raja minyak. Disaat itu sang wanita dengan rayuan manja dan desahan nafas yang mesra bisa membuat lelaki yang jelek dan dongo tapi kaya tadi gak berkutik atau bisa menolak bila sang wanita menginginkan sesuatu yang diinginkannya dari sang pria sebagai tanda kasih sayang. Ada yang minta dibeli-in ponsel jenis baru, pakaian baru atau kadang minta dibeli-in rumah dan mobil baru, meski kadang ada wanita yang masih berharap sang pria memberikan secarik kertas surat yang berisi puisi atau sajak-sajak cinta murahan (biasanya wanita jenis ini berasal dari jenis pembantu rumah tangga atau wanita yang baru bisa baca tulis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Okelah, apapun namanya apapun bentuknya jika hari kasih sayang itu udah disalah artikan hingga menyimpang dari jalur yang semestinya, maka namanya bukan hari kasih sayang lagi tapi jadi hari kasih malang. (gue gak sreg sebetulnya sama nama "hari kasih malang" ini,...ada yang punya ide untuk nama penganti ?....), sejujurnya bagi gue kasih sayang itu jika udah bisa saling mengerti satu sama lain aja udah cukup, gak perlu mikir banyak-banyak pake logika atau pake perasaan, gak bakalan cukup isi otak kita buat mencoba ngejabarin maksud dari "saling mengerti satu sama lain" itu, karena emang kasih sayang itu bukan untuk dicoba tapi untuk dilaksanakan, satu lagi, cuma orang yang gak bego yang bisa melaksanakannya. oke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat kawanku sahabatku, Darmawan, semoga lekas sembuh dari sakit dan jangan mati sebelum ber(t)obat...! Aaaaaaaaamiiiiiiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta 6 Pebruari 2006&lt;br /&gt;jam 11.35 s/d 13.10 WIB&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331210-113920200520364395?l=xlmale.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xlmale.blogspot.com/feeds/113920200520364395/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331210&amp;postID=113920200520364395' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331210/posts/default/113920200520364395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331210/posts/default/113920200520364395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xlmale.blogspot.com/2006/02/gak-perlu-judul.html' title='Gak Perlu Judul...!'/><author><name>XLMale</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05243028830105355431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331210.post-113833512632580460</id><published>2006-01-26T22:18:00.000-08:00</published><updated>2006-02-20T02:28:46.856-08:00</updated><title type='text'>Tahun Baru</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;    Gak terasa udah sebulan gue gak nenggok-in blog gue, ada rasa sebel juga atas hal ini.&lt;br /&gt;Jujur aja gue sepertinya selalu disibukkan dengan pekerjaan yang sbetulnya gak suka gue kerjakan, tapi kalo inget bahwa pekerjaan gue adalah sebagai pengabdian gue pada nusa dan bangsa (ceilahhh...mohon dibaca dengan desahan panjang) gue jadi rada semangat meski gak pol-pol banget, dan itu juga karena selalu ada komisi yang bikin gue dan temen-temen gue bertahan dengan pekerjaan ini, he..he apalagi yang bisa gue andalin dari gaji gue yang katanya orang selalu ada di bawah UMR kota Jakarta. Tapi emang sih bagi gue yang sebagai pegawai negeri sipil asli dengan satu orang istri dan calon dua anak masih tetep bisa menjalani hidup dengan sukses, sukses dalam segala hal, terutama sukses punya hutang bulanan yang tiap bulan harus wajib dan harus gue relain dipotong tanpa perlawanan oleh bagian keuangan.&lt;br /&gt;    Banyak yang bilang dan banyak juga orang yang punya komitmen baru pada tahun baru ini, yang katanya ditahun ini kita harus bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. kayanya pernyataan itu oke juga buat yang bisa ngejalanin, terutama buat para penguasa baru, konlomerat, raja korupt dan makhluk-makhluk sejenisnya namun pernyataan itu otomatis gak akan berlaku buat aku dan makhluk-makhluk sejenisku pula. Kenapa ? banyak alasan yang bisa menjadi pertimbangan meski jujur aja yang sejujur jujurnya kalo aku pribadi juga ingin merasakan hal yang lebih baik lagi ditahun baru ini dibanding tahun sebelumnya, tapi seperti udah gue bilang tadi, bahwa hal itu gak mungkin bisa terjadi pada spesies kami.Balik ke pertanyaan, kanapa ?. Gak usahlah gue sebutkan alasan yang gue maksud, para pembaca yang budiman udah tau sendiri kenapa, iya kan.&lt;br /&gt;    Tapi sebagai manusia yang ingin berubah ke yang lebih baik, gue gak mau selalu berkeluh kesah pada hal-hal yang seperti itu, toh dengan alasan apapun nyatanya aku dan keluargaku masih bisa hidup sampai sekarang.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331210-113833512632580460?l=xlmale.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xlmale.blogspot.com/feeds/113833512632580460/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331210&amp;postID=113833512632580460' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331210/posts/default/113833512632580460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331210/posts/default/113833512632580460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xlmale.blogspot.com/2006/01/tahun-baru.html' title='Tahun Baru'/><author><name>XLMale</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05243028830105355431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-20331210.post-113592639536556377</id><published>2005-12-29T23:06:00.000-08:00</published><updated>2005-12-29T23:47:12.993-08:00</updated><title type='text'>Hujan Akhir Tahun 2005</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;     &lt;span style="font-size:180%;color:#33ccff;"&gt;&lt;em&gt;P&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;huih...hujan rasanya gak bakalan berhenti sampai menjelang Jum'at-an nih, ditambah suhu ruang kerja yang terasa dingin karena AC-nya (tumben sih...biasanya AC hanya hidup kalo ada tamu dari luar) saat ini bekerja sangat bagus. Jujur aja makin bikin perut gue jadi terasa sangat lapar. Emang dari pagi tadi gue belum sarapan dan emang juga kalo gue seumur-umur sejak gue bisa makan nasi gue jarang banget sarapan kecuali dipaksa, gue tadi pagi cuma sarapan odol dan obat kumur antiseptic rasa mint, itu udah cukup buat nyegerin aroma mulut dan udah bisa bikin gue asik ngisap sebatang rokok sambil nunggu mesin motor Honda gue agak panas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;     Jam udah nunjukkin waktu 10.15 menit. Gak ada kegiatan yang berarti di akhir minggu yang emang berdekatan dengan akhir tahun 2005 (tepatnya sekarang tanggal 30 Desember 2005), biasanya kami (gue dan rekan-rekan senasib di Instansi pemerintahan) pada saat-saat seperti ini hanya membaca koran, senda gurau atau browsing internet cari berita baru yang lagi hot (kami suka sekali buka situs kaskus...lumayan juga isinya), tapi kayaknya saat ini kami gak ada yang tertarik untuk browsing, kami lebih asik ngulas issue kenaikan gaji Pegawai Negeri dan Tunjangannya, sambil nebak-nebak berapa kira-kira kenaikannya, apa sesuai dengan dengan yang diberitakan dikoran atau tidak, malah kami sampai menghitung-hitung kira-kira kenaikan itu bisa bikin kami bisa kawin lagi atau enggak. He he banyak pegawai negeri rendahan seperti kami yang bisanya cuma berkhayal, tapi gak pa-pa kan selama berkhayal belum dilarang atau dibatasi seperti rencana pemerintahan Jakarta yang katanya akan menbatasi ruang publik bagi perokok. Jujur aja kami yang notabene juga komunitas perokok merasa terusik dan akan semakin teraniaya bila pemberlakuan itu sah ditetapkan pada awal tahun 2006, tapi itu bukan alasan juga kalo kami harus terusik, bukankah hal-hal seperti itu sebetulnya juga patut diterapkan sejak sekarang, dengan harapan kita punya rasa tanggung jawab dan jiwa solidaritas terhadap masa depan negeri ini. He he klise sekali ya pernyataan gue ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;     Hmmmm....rasanya hujan udah mulai berhenti nih. Kayaknya kami harus segera bersiap untuk menuju Masjid, jam udah nunjukkin waktu 11.35 WIB, biasanya kami sebelum shalat makan dulu di kantin sebelah kantor, namun berhubung sejak pagi hujan terus mengguyur Jakarta, kami gak punya kesempatan lagi buat makan, mungkin nanti kami makan setelah shalat. Dan rasanya tulisan ini harus selesai sampai disini dulu dan gue gak tau kapan tulisan ini akan berakhir, gue cuma berharap tulisan ini jadi awal yang bagus buat gue jadi seorang "isengisme" (orang yang suka melakukan suatu kegiatan yang "berguna" untuk menghabiskan waktu yang sering terbuang percuma) yang profesional, dengan artian tulisan ini bisa jadi hiburan atau bahan telaahan atau mungkin jadi bahan cemoohan (bukankah ada dua kemungkinan dalam hidup seseorang, kalau tidak jadi tenar akan jadi cemar, aku dan kita bisa jadi salah satu diantaranya) untuk para pengambil keputusan, hehehe pernyataan ini jujur hanya sebuah khayalan dari seorang komunity pegawai negeri sipil yang hanya bisa berharap dan berharap kehidupannya bisa jadi lebih baik lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;Oke, semoga ada yang terhibur dan terenyuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;XLMale, Jakarta, habis hujan, 11.36 WIB, 30 Desember 2006.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;Haiyya Ala'shallat....Haiyya ala'fallah...Allahu Akbar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:0;color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/20331210-113592639536556377?l=xlmale.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://xlmale.blogspot.com/feeds/113592639536556377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=20331210&amp;postID=113592639536556377' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331210/posts/default/113592639536556377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/20331210/posts/default/113592639536556377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://xlmale.blogspot.com/2005/12/hujan-akhir-tahun-2005.html' title='Hujan Akhir Tahun 2005'/><author><name>XLMale</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05243028830105355431</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
